דלג לתוכן הראשי
Kulit

Astaxanthin sebagai antioksidan untuk memperlambat penuaan kulit.

Penuaan kulit: merupakan proses alami, namun faktor-faktor seperti stres oksidatif, paparan sinar matahari, polusi udara, dan gizi buruk dapat mempercepatnya. Akibatnya, kulit kehilangan elastisitasnya, muncul kerutan dan flek hitam, serta timbul kekeringan dan iritasi. Studi baru: menunjukkan bahwa suplemen nutrisi dengan antioksidan, seperti astaxanthin, dapat memperlambat proses penuaan dan meningkatkan bar...

⏱️2 Membaca menit ✍️Reverse Aging 👁️851 Tampilan

Penuaan kulit: merupakan proses alami, namun faktor-faktor seperti stres oksidatif, paparan sinar matahari, polusi udara, dan gizi buruk dapat mempercepatnya.
Akibatnya, kulit kehilangan elastisitasnya, kerutan dan bintik hitam muncul, serta kekeringan dan iritasi.

Studi baru: menunjukkan bahwa suplemen makanan dengan antioksidan, seperti astaxanthin, dapat memperlambat proses penuaan dan meningkatkan kesehatan kulit.

Astaxanthin: antioksidan 600 kali lebih kuat dari vitamin C dan 500 kali lebih kuat dari vitamin E.
Ditemukan secara alami pada alga, salmon, kepiting, dan flamingo.

Studi saat ini: Meneliti efek konsumsi astaxanthin selama 4 minggu terhadap morfologi (struktur) komponen permukaan kulit sisa (RSSC).
RSSC merupakan sel mati yang menumpuk di permukaan kulit dan dapat memberikan informasi mengenai kesehatan kulit.

Penelitian ini melibatkan 31 subjek: berusia di atas 40 tahun yang sampel RSSC dan darahnya diambil pada awal dan akhir penelitian.

Hasilnya:

  • Penurunan signifikan kadar malondialdehid (MDA)
    dalam plasma, menunjukkan penurunan stres oksidatif.
    MDA adalah produk sampingan metabolisme yang beracun, dan kadar MDA yang tinggi berhubungan dengan penuaan dan berbagai penyakit.
  • Penurunan signifikan dalam pemecahan korneosit (sel kulit) di RSSC.
    Korneosit adalah sel terluar dari epidermis, dan bertanggung jawab atas pelindung luar kulit.
    Peningkatan penguraian menyebabkan kekeringan, pengelupasan dan iritasi.
  • Penurunan kehadiran mikroba secara signifikan di RSSC.
    Pertumbuhan bakteri yang berlebihan di permukaan kulit dikaitkan dengan peradangan, jerawat, dan masalah kulit lainnya.
  • Peningkatan ukuran tetesan lemak secara signifikan di RSSC.
    Tetesan lemak ini berkontribusi pada kehalusan dan elastisitas kulit.

Efek ini lebih kuat: di antara subjek yang mengalami obesitas (BMI > 30).
Hal ini mungkin terjadi karena orang yang mengalami obesitas lebih rentan terhadap stres oksidatif dan peradangan, dan mengonsumsi astaxanthin dapat membantu menetralisir radikal bebas dan meningkatkan kesehatan kulit.

Kesimpulan:

  • Konsumsi astaxanthin selama 4 minggu mengurangi stres oksidatif dan menyebabkan regenerasi kulit wajah.
  • Efek ini lebih nyata terjadi pada subjek yang mengalami obesitas.
  • Studi ini menunjukkan bahwa astaxanthin mungkin merupakan suplemen nutrisi yang efektif untuk memperlambat penuaan kulit dan meningkatkan kesehatannya.

Penting untuk diperhatikan:

  • Ini adalah studi pendahuluan, dan diperlukan studi lebih lanjut untuk mengonfirmasi temuan tersebut.
  • Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen nutrisi, dan terutama jika mengonsumsi obat pada waktu yang bersamaan.

.
Referensi:

https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29246280/

⭐ Ulasan Pengguna

Pengalaman pribadi pengguna, bukan bukti ilmiah atau nasihat medis (setiap ulasan adalah kasus individu). Ulasan ditampilkan secara anonim dan melalui persetujuan.

Ingin memberi peringkat pada suplemen ini dan berbagi bagaimana pengaruhnya terhadap Anda? Pendaftarannya cepat dan gratis.

Belum ada ulasan untuk suplemen ini. Jadilah yang pertama berbagi.

💬 Komentar (0)

Untuk merespons, Anda memerlukan akun. Tulis komentar Anda dan klik Publikasikan, dan Anda akan diarahkan ke pendaftaran cepat. Komentar akan disimpan dan dipublikasikan setelah disetujui.

Jadilah orang pertama yang mengomentari artikel tersebut.

Apakah Anda menikmati situs ini? Beri tahu teman-teman 🙌 Tidak menikmatinya? Beri tahu kami dan kami akan memperbaikinya 💬

💬 Ceritakan kepada kami