דלג לתוכן הראשי
Gigi

Perawatan Inovatif untuk Mencegah Karies Gigi pada Anak: Perak Diamin Fluorida

Perak diamin fluorida (SDF) adalah perawatan inovatif dan berkembang untuk mencegah karies gigi pada anak-anak, tanpa perlu mengebor gigi. Penelitian CariedAway skala besar dari NYU yang diterbitkan di JAMA Pediatrics menemukan bahwa SDF tidak inferior (noninferior) dibandingkan dengan bahan sealant dan perawatan restorasi atraumatik, dengan penggunaan yang lebih mudah dan biaya yang jauh lebih rendah.

⏱️4 Membaca menit ✍️Reverse Aging 👁️1,026 Tampilan

Perak Diamin Fluorida (SDF): Perawatan Inovatif untuk Mencegah Karies Gigi pada Anak

Karies gigi adalah penyakit kronis umum yang menyerang orang dari segala usia, tetapi terutama pada anak-anak. Perawatan yang ada meliputi sealant gigi dan tambalan, tetapi memiliki keterbatasan. Perak diamin fluorida (Silver diamine fluoride) adalah perawatan inovatif dan berkembang untuk mencegah karies gigi tanpa perlu mengebor gigi untuk memperbaikinya.

Apa itu SDF?

SDF adalah larutan cair yang mengandung perak dan fluorida. Perak bertindak sebagai agen antibakteri, membunuh bakteri penyebab karies, sedangkan fluorida memperkuat email gigi dan melindungi dari karies.

Efektivitas SDF:

Sebuah uji klinis acak terkontrol (RCT) besar bernama CariedAway, yang dipimpin oleh peneliti dari Universitas New York (NYU) dan diterbitkan di JAMA Pediatrics pada tahun 2024, merekrut dan menempatkan secara acak 7.418 anak-anak di 48 sekolah dasar di New York. Dari jumlah tersebut, sekitar 4.100 anak menyelesaikan setidaknya satu kali pemantauan dan dimasukkan dalam analisis. Anak-anak dibagi secara acak untuk menerima perawatan SDF atau sealant gigi dan perawatan restorasi atraumatik (ART). Setelah sekitar 4 tahun pemantauan (rata-rata sekitar 3,7 tahun), ditemukan bahwa SDF tidak inferior (noninferior) dibandingkan dengan sealant dalam mencegah karies:

  • Insiden karies baru hampir sama antara kedua kelompok: Sekitar 10,2 per 1.000 gigi-tahun pada kelompok SDF dibandingkan dengan sekitar 9,8 per 1.000 gigi-tahun pada kelompok sealant dan ART (rasio insiden sekitar 1,05).
  • Perbandingan insiden dari waktu ke waktu: Juga dalam insiden karies selama periode pemantauan, SDF ditemukan tidak inferior dibandingkan dengan sealant dan ART.

Para peneliti menyimpulkan bahwa SDF adalah alternatif yang efektif untuk sealant dalam program pencegahan karies di sekolah.

Keuntungan SDF:

  • Efektivitas serupa dengan sealant: SDF ditemukan tidak inferior dibandingkan dengan sealant gigi dalam mencegah karies.
  • Lebih mudah digunakan: SDF lebih mudah diaplikasikan daripada sealant, yang dapat menurunkan biaya perawatan dan memudahkan pelaksanaannya di daerah dengan sumber daya terbatas.
  • Hemat biaya: SDF secara signifikan lebih murah daripada sealant gigi, yang dapat membuatnya menjadi perawatan yang lebih terjangkau.
  • Tanpa rasa sakit: Tidak perlu dibius atau mengebor gigi, dan gigi tetap utuh.

Kekurangan SDF:

  • Efek samping potensial: SDF dapat menyebabkan iritasi sementara pada jaringan lunak mulut dan pewarnaan gelap permanen pada area karies gigi.
  • Penelitian berkelanjutan: Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas SDF dalam jangka panjang dan pada populasi yang beragam.

Penggunaan SDF:

SDF telah digunakan di banyak wilayah di dunia. FDA telah menyetujui SDF sebagai bahan untuk mengobati sensitivitas gigi, dan menetapkannya sebagai "terapi terobosan" (breakthrough therapy) untuk menghentikan karies, tetapi belum disetujui secara resmi sebagai perawatan pencegahan karies di Amerika Serikat. Namun, dapat digunakan di luar indikasi resmi ("off-label") sesuai dengan pertimbangan dokter gigi.

Kesimpulan:

SDF adalah perawatan inovatif dan berkembang untuk mencegah karies gigi pada anak-anak.
Dalam penelitian CariedAway, SDF ditemukan tidak inferior dibandingkan dengan sealant gigi, serta lebih mudah digunakan dan lebih murah.
Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitasnya dalam jangka panjang dan pada populasi yang beragam. Ada juga penelitian terpisah yang mengkaji penggunaan SDF pada orang dewasa, tetapi sebagian besar bukti sejauh ini berfokus pada anak-anak.

.
Referensi:
https://jamanetwork.com/journals/jamapediatrics/fullarticle/2815515
https://www.eurekalert.org/news-releases/1036176
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6500430/
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5985673/#:~:text=The%20available%20limited%20evidence%20on,with%20varying%20levels%20of%20dependency

💬 Komentar (0)

Untuk merespons, Anda memerlukan akun. Tulis komentar Anda dan klik Publikasikan, dan Anda akan diarahkan ke pendaftaran cepat. Komentar akan disimpan dan dipublikasikan setelah disetujui.

Jadilah orang pertama yang mengomentari artikel tersebut.

Apakah Anda menikmati situs ini? Beri tahu teman-teman 🙌 Tidak menikmatinya? Beri tahu kami dan kami akan memperbaikinya 💬

💬 Ceritakan kepada kami